In

Pengenalan Negara Korea Melalui Film

Hai kawan..






Aku memiliki impian dari dulu menjadi seorang penulis yang mempunyai nama besar. Bisa hidup dari dunia tulis menulis dan melakukan apapun di selang waktu yang ada merupakan impian aku dari Sekolah Menengah Atas. Tapi, ternyata untuk bisa mewujudkan impian itu harus merelakan banyak hal dan aku masih ada di zona nyaman saat ini.Film Korea atau Drama Korea (Drakor) menjadi api bagi hidupku yang mulai terlalu tenang, tidak jalan kemana-mana. 

Saat ini terlalu banyak drakor yang sayang untuk dilewatkan. Walaupun banyak yang bilang lihat drakor karena pemainnya yang ganteng dan cantik, tapi tidak bisa dipungkiri alur dari jalan cerita menentukan film itu bagus atau tidak.

Penulis Naskah

Setiap orang memiliki sisi pandang berbeda-beda. Bahkan aku dan sodara kandung akan sangat beda sisi pandangnya. Drakor bukan hanya menikmati adegan peradegan dari para aktor dan aktris. Banyak drakor yang akhirnya tidak laku di pasaran walau pemainnya aktor kelas wahid. Kok bisa? Ya..bisa kalo ceritanya membosankan.

Screenwriter atau penulis naskah merupak tombak awal dari sebuah film itu akan diterima oleh pasar. Penulis yang memiliki wawasan luas dan imajinasi luar biasa akan memberikan hal segar dalam setiap film. Cerita yang membosankan bisa menjadi sangat menarik bila di ubah di beberapa sudut oleh para penulis. Kemampuan dari menjahit setiap rangkaian cerita dalam setiap cerita, mampu membuat para penonton terpikat.



Penulis Korea yang selalu membius dalam setiap cerita ada Kim Eun Sook, Hong Sisters, Park Ji Eum, Lee Woo Jung, Lee Kyung Hee, Noh Hey Kyung, dan Kim Young Hyun. Nama-nama penulis ini pasti tidak asing ditelinga para pecinta drakor.

Pengenalan Negara

Sadar gak sih kalian yang sering melihat drakor akan mempengaruhi hidup kalian di dunia nyata. Tiba-tiba menyelipkan bahasa Korea dalam percakap sehari-hari, mencari makanan Korea dan berdandan layaknya orang Korea. Ada juga yang membayangkan bagaimana kalo hidup di Korea Selatan dan memiliki suami orang Korea.

RAMYEON


Imajinasi-imajinasi itu adalah bentuk dari seorang penulis yang berhasil menampilkan negara Korea secantik mungkin. Sekarang ini di seluruh dunia, bukan Cuma di Indonesia. Apapun yang berhubungan dengan Korea akan laku terjual. Dulu traveller menjadikan Jepang sebagai destinasi yang wajib dikunjungi, sekarang jadi bergeser ke Korea Selatan.

Para penulis menceritakan kehidupan warga lokal dengan dibalut budaya, makanan, alam, tempat tinggal, dan bahkan seberapa romantisnya laki-laki Korea. Dari semua aspek diambil dan dijadikan satu menjadi bola yang cantik. Sampai-sampai kita terhipnotis. Ambil contoh Ramyeon begitu menggoda, setelah dimakan ternyata lebih enak Indomie dan orang lokal Korea juga mengakuinya.

Dari sini aku ingin menjadi penulis yang bisa menyajikan bagaimana indahnya Indonesia dengan berbagai budaya dan berbagai macam makanan yang tidak akan bisa habis diulas hanya dalam satu judul cerita. Tapi, pertama-tama aku harus memulai dan banyak membaca. Agar cerita juga berbobot, bukan hanya menang di nama hehe..

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Viral Menjadi Jalan Pintas Mencari Uang Uang Dengan Viral

 

Hai kawan...



Sejak era sosial media meledak dan mudah diakses oleh masyarakat. Semua berlomba-lomba untuk bisa menaklukkan dunia maya. Awalnya dunia maya hanya untuk bersenang-senang dan membuang rasa stres.

Sekarang banyak orang stres main dunia maya (^-^)



Dunia maya seperti memiliki harum candu, membuat banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan. Menjadi superstar jalur instan adalah jalan ninja. Nikmatnya puja puji dan mendapatkan banyak uang membuat rasa haus akan pengakuan menjadi suatu rasa yang harus pantas dinikmati.

Menjadi viral, membuat  hal tabu menjadi hal biasa. Hal-hal yang tidak pantas dan membuka aib satu sama lain menjadi konsumsi publik tanpa ada saringan sedikit pun. Semakin banyak yang dibuka akan semakin banyak penonton.

Masuk televisi adalah hasil akhir dari semua hal konyol yang dilakukan. Tidak apa walau hanya bisa naik 1-2 tahun, yang penting pernah menyicipi sedikit kenikmatan. Setelahnya? Pikir nanti.

Viral, Yes or No?

Untuk aku yang membangun sebuah branding diri dari titik nol, Viral adalah harga mati. Aku tidak membenarkan viral dengan jalur instan. Karena apa yang dibentuk dengan cara instan akan hilang dengan instan juga.

Bagi seorang konten kreator (Aku tidak berani sebut diriku konten kreator) menyajikan konten yang daging adalah hal yang diutamakan. Cukup evort tinggi untuk bisa memberikan yang terbaik untuk para penikmat konten. Mungkin bagi mereka yang melihat konten mukbang itu tinggal makan. Tapi, tahu kah berapa biaya yang mereka keluarkan untuk awal berkarir? Bagaimana lelahnya mengedit sedemikian rupa?

Menyajikan konten bukan lah perkara mudah. Lelah kami akan terobati bila orang-orang yang melihat merasa terhibur dan mengapresiasi kerja kami. Apresiasi yang baik inilah yang menentukan apakah lelah kami akan menjadi viral atau malah tenggelam ditelan oleh konten-konten sampah.

Cara Membuat Konten Viral

Tentukan Konten: Sebelum berfikir konten kamu akan diterima banyak orang pastikan konten apa yang mau kamu angkat. Tentang lifestyl atau konten khusus untuk satu akun.

Konsisten : Mulai membuat walaupun terasa masih jelek itu tak apa. Kemampuan yang terus menerus diasah akan membuat kebiasan baru yang membuat keterbiasaan untuk membuat lebih baik lagi.

Satu Hari Tiga Konten: Jangan membuat konten kalo ingin aja (kayak aku), minimal satu hari harus ada tiga konten. Kita tidak tahu, konten mana yang akan diapresiasi. Dari sini kita bisa memperkirakan konten apa yang harus selalu dibuat.

Nebeng Hastag: Baiklah, ini yang selalu aku lakukan. Hastag merupakan hal penting yang harus selalu dicantumkan. Tapi, tidak semua hastag bisa kamu masukkan dalam caption. Lihat apakah hastag itu sesuai atau malah membuat kamu gali kubur kamu sendiri.

Berserah: Ini adalah hal yang paling sulit menurutku. Setelah bikin konten maka lupakan. Jangan ingat-ingat lagi. Terus saja bikin konten yang akhirnya nanti membuat nama kamu dikenal.

Jadi itu lah viral versi aku. Baik buruknya konten yang mempengaruhi orang yang melihat, seutuhnya adalah tanggung jawab masing-masing. Kami para kreator menyajikan makanan untuk kalian. Pilihan mau kalian makan adalah mutlak ada ditangan kalian.

Untuk yang mau jadi kontenkreator, ayo tetap semangat menyajikan hal yang baik. Sampai hoki mengejar kita.

 

 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In #Kanjuruhan #peristiwa #Sepakbola

Peristiwa Kanjuruhan Sisakan Duka

Peristiwa Kanjuruhan berasa seperti boom waktu yang bisa saja meledak kapanpun. Siapa yang tidak tahu bagaimana suporter yang terlalu fanatik dengan tim kesayangan mereka. Bukan satu dua kali terjadi kerusuhan antar suporter saat tim kesayangan mereka kalah. Adu jotos, lempar barang dan sumpah serapah sudah menjadi hal biasa saat salah satu tim kalah.





 

Tapi, kejadian di stadion Kanjuruhan-Malang, Jawa Timur menjadi sangat berbeda. Tempat ini menjadi saksi bagaimana suporter melampiaskan kekesalan mereka dengan merusak fasilitas yang ada di stadion. Bentrok antara petugas keamanan dan suporter tidak dapat dielakkan. 


Berawal Dari Sini

Babak pertama berjalan aman, babak berikutnya berjalan aman tanpa ada tanda-tanda kerusuhan, dan di babak terakhir berakhir dengan skor Arema 2- 3 Persebaya. 



Dua suporter Arema yang kecewa mulailah menginvasi lapangan dan diikuti oleh suporter lainnya yang mulai mengikuti mereka. Dari twitter banyak berita simpang siur. Berita yang beredar  yang aku baca mengatakan dua orang turun untuk memberikan semangat dan berita lainnya mereka memancing suporter lain agar berbuat onar. 

Entah mana berita yang benar, tapi dari sini lah mulainya bentrok suporter dengan Polisi. Polisi yang harus mengamankan keadaan agar tidak terjadi kerusuhan berlebih dan suporter yang menggebu-gebu melampiaskan kekecewaannya. 

Kekecewaan yang dilampiaskan dengan arogan, fasilitas umum dirusak, dan mobil dibakar. Kedewasaan suporter dipertanyakan. Haruskah berbuat anarkis karena sebuah permainan? Ataukah kekecewaan dipicu karena dalam permainan sepak bola para suporter juga bermain uang?

Apapun itu, mereka sudah memicu keributan yang berujung Polisi turun tangan. Hingga menggunakan gas air mata untuk menenangkan para suporter yang kehilangan kontrol diri. 


Permainan Berujung Duka



Penggunaan gas air mata memang sudah dilarang dalam penanganan suporter bola, karena efek gas air mata pada tubuh bisa mengakibatkan:

  • Dada berat
  • Batuk
  • Tenggorokan seperti tercikit
  • Sesak napas

Biasanya efek yang ditimbulkan oleh gas air mata tak berlangsung lama, hanya 15-30 menit. Tapi, berbeda dengan orang-orang yang memiliki riwayat asma. Ini dapat berakibat fatal. 

Dan terbukti, banyak korban jiwa akibat Polisi melemparkan gas air mata ke arah para suporter. Korban yang awalnya hanya puluhan, menjadi 178 korban yang di informasikan meninggal dunia. 

Banyak orangtua menunggu anaknya pulang, tapi tinggal nama. 

Banyak anak yang tiba-tiba jadi yatim karena kehilangan orangtua.

istri atau suami yang berganti status janda karena peristiwa. 

Permainan sepak bola yang harusnya menjadi tempat untuk menyegarkan pikiran, berubah menjadi trauma yang akan sulit untuk disembuhkan. 

Bukankah kalah itu hal biasa dalam permainan. Tidak mungkin dalam satu waktu permainan akan mengalami kemenangan terus menerus. Ataupun akan mengalai kekalahan terus menerus. 

Setara kah sebuah nyawa dengan rasa egois dan kemarahan? 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Bplus

Bplus

Kumpulan Emak Bloger

Blog Archive

Gandjel Rel

Blogger Perempuan

GenPI Jateng

Blogroll