In #babybag #baranglokal #gayahidup #job #lachosina

Lachosina Asli Brand Cah Semarang

Produk lokal atau produk luar negeri yang akan kalian pilih saat membeli barang? Kebanyakan orang akan menjawab produk luar negeri. Produk luar negeri biasanya dipilih karena orang Indonesia menganggap bahwa barang yang di buat lokal itu tidaklah sebagus buatan luar negeri. Di lihat dari sisi kualitas yang biasanya jauh berbeda bila di bandingkan dengan harga yang hampir sama.
Logo Lachosina

Read More

Share Tweet Pin It +1

6 Comments

In #anime #fokus #Inspirasi #teamwork One Piece

Manga One Piece Mengajarkan Kerja Cerdas

Pecinta manga petualangan One Piece pasti tidak asing dengan keluarga Dragon atau D. Keluarga yang memiliki darah tempur dan semangat hidup. D di takdirkan sebagai orang-orang hebat.

Menjadi hebat bukan serta merta karena keturunan darah orang hebat. Butuh kerja keras untuk mewujudkan semua itu. Mau di kenal seperti apa kita itu tergantung pada usaha yang kita lakukan. Loser or Winner.

One Piece
Manga One Piece mengajarkan kerja kerdas. Semua hal tidak dapat kita lakukan semuanya sendiri tanpa ada campur tangan orang lain yang mendukung kita. Teamwork yang baik akan membawa kapal kita berlabuh kepada impian kita.

Read More

Share Tweet Pin It +1

9 Comments

In #hemat #liburan #liburandirumah #merawattubuh #tidur

Liburan di Rumah Ala Tina

Saat libur sudah tiba waktunya otak untuk beristirahat. Liburan enaknya itu kumpul teman atau jalan-jalan sendiri menghabiskan waktu. Bertemu teman lalu mengobro dari yang penting, gak penting-penting amat sampai ngobrol gak penting. Kalo cewek sudah kumpul pasti ada aja yang buat bahan cerita bahkan malah lebih ke gosip (>_<)


Liburan gak harus di habiskan di luar atau harus bersama teman, liburan juga bisa kita habiskan malas-malasan di rumah. Kalo aku biasanya pas kantong menjerit lebih memilih liburan di rumah (T^T) beberapa hal yang aku lakukan saat liburan di rumah:

Kumpul Keluarga.

Kalo biasanya waktu kita habis untuk bekerja dan bersosialita di luar rumah, liburan bisa untuk kumpul keluarga. Lebih mendekatkan diri pada keluarga, kan banyak tuh sekarang orang lebih dekat dengan orang lain dari pada keluarga. Rumah biasanya hanya untuk numpang tidur aja.

Memasak.

Aku termasuk cewek yang suka memasak. Kalo ada resep baru aku simpan dulu nanti pas waktu libur baru deh di esekusi :D kebiasan kalo masak aku tidak pernah sesuai dengan resep aslinya, biasanya aku sesuaikan dengan lidahku dan juga isi lemari es. Memasak juga bisa sebagai ajang melatih diri menjadi calon istri yang baik. Gak maukan suaminya malah keseringan jajan di luar gara-gara istrinya gak bisa masak.
Mie Bantal 


Merawat Tubuh

Seringnya kalo merawat tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki kita pasti melakukannya di salon. Sekali-kali kita bisa melakukan di rumah ini termasuk penyelamatan kantong kita dari radiasi kantong tipis. Perawatan tubuh di rumah kalo buat aku lebih nyaman karena saat kita melakukan perawatan kita bisa sambil makan apapun yang ada dirumah dan melakukan kegiatan lainnya.


Membaca Buku.

Di rumah sudah menumpuk buku-buku yang aku beli biasanya dari pameran ataupun beli buku baru yang penulisnya aku sukai. Waktu yang pas untuk melahap buku saat liburan telah tiba. Aku bisa seharian mengurung diri di kamar untuk menyelesaikan membaca buku.

Tidur.

Tidur seharian adalah impian aku kalo kerjaan sudah mulai membosankan. Dalam 6 hari harus melakukan hal yang membuat penat maka tidur dengan sangat nyaman menjadi hal yang sangat mewah. Matikan semua gajed lalu tidur sepuasnya selama liburan

Nikmati liburan yang semaksimal mungkin sebelum akhirnya harus melakukan rutinitas seperti biasanya. Liburan gak harus ngeluarin duit dan gak harus keluar rumah :D intinya aku lagi berhemat kalo sedang ada di rumah (x-x)


Read More

Share Tweet Pin It +1

6 Comments

In #gedunglama Kota lama

Gedung Lama Sekolahku

Menempuh pindidikan kulliah dibawah nama besar lembaga keuangan daerah merupakan hal yang bisa dibanggakan. Berharap setelah menyelesaikan studi dalam jangka waktu 4 tahun dengan menyadang gelar Sarjana Ekonomi (SE) akan bekerja di Bank daerah. Itu adalah impian pada umumnya.
Foto diambil dari google


Tapi pada kenyataannya yang di hadapi mahasiswa yang kulliah di tempat yang sama denganku, bukan hanya mata kulliah yang harus segera diselesaikan. Tapi juga ingin cepat-cepat selesai dengan urusan yang bersangkutan dengan gedung tempat kami bernaung. Pasalnya gedung kami bernaung termasuk gedung paling tua di kota lama. Bisa membayangkan bagaimana menempati gedung yang lift-nya merupakan lift pertama yang ada di Semarang dan sampai saat ini masih beroprasi.

Lift ini bila ingin bisa jalan harus ditutup rapat pintunya. Karena pintu ini tidak bisa rapat maka kami para mahasiswa harus rela mengeluarkan tenaga untuk menutup pintu lift bersama-sama. Belum lagi waktu lift sudah mulai naik atau turun rasanya hati ini ingin copot, naik lift seperti naik bajai selalu tersendal-sendal. Untuk mahasiswa yang tidak berani uji nyali biasanya mereka lebih memilih naik tangga padahal gedung ini berlantai 5. Saat ganti kelas dari lantai 4 ke lantai 3 aku memilih naik tangga tapi kalo saat naik lantai lebih atas aku lebih pada uji nyali di dalam lift.

Namanya juga bangunan tua bukan hanya bangunannya yang tua tapi juga penghuninyapun mungkin sudah sebanyak umur bangunan. Di kampus bukan hanya ada mahluk yang bisa dilihat tapi ada juga mahluk yang tidak bisa dilihat kasat mata. Dari lantai satu sampai lantai lima semua ada cerita dan semua ada saksi mata.

Lantai paling menakutkan adalah lantai lima. Konon di lantai lima dulu ada orang yang bunuh diri karena putus cinta. Entah kabar ini benar atau hanya kabar yang ditambah bumbu saja agar makin enak saat dikonsumsi publik. Seandainya itu adalah kabar burung saja tapi ada kejadian berulang-ulang kali yang membuat mahasiswa ketakutan. Dulu pernah ada kejadian saat ada yang memminjam alat seperti gamelan. Gamelan di kasih atas dan ada mahasiswa yang mendengar gamelan itu berbunyi padahal di lantai lima sudah tidak ada orang.

Ada juga yang mengalami kesurupan dengan tiba-tiba menari padahal saat itu dia sedang asik ngobrol dengan teman-temannya. Kejadian itu pas di lantai dua dan siang hari juga. Sontak mahasiswa yang melihat ini menjadi ketakutan.

Banyak sekali kejadian yang terjadi di luar nalar manusia tapi ini kenyataan. Kita hidup berdampingan dengan hal yang tidak bisa kita lihat tapi kadang bisa kita rasakan. Selalu lakukan hal-hal baik agar kita juga tidak merasa terusik.

Read More

Share Tweet Pin It +1

5 Comments

In #kuliner #Purwokerto Makanan Khas Purwokerto

Makanan yang Wajib Dicoba Saat ke Purwokerto

Menghilangkan rasa jenuh dengan keadaan kota yang bising bisa kita lakukan dengan berjalan-jalan di kota lain yang lebih hening. Daerah yang masih asri dan tidak terlihat hiruk pikuk seperti kota besar. Kota Purwokerto adalah salah satu tujuan yang patut diperhitungkan.

Daerah yang masih asri dengan udara yang sejuk, tatanan kota yang tidak ruet, jalanan tidak macet dan jalan yang bersih. Purwokerto kota kecil tapi sangat membuat rindu untuk datang kembali. Selain kotanya yang indah Purwokerto juga mempunyai makanan yang patut untuk kita coba.

Ada beberapa makanan yang membuat aku selalu ketegihan untuk kesini lagi. Beberapa makanan itu adalah:

Mendoan.

Mendoan adalah tempe yang diberi tepung. Cara penggorengannya tidak boleh terlalu matang, api juga harus besar. Aku coba membeli mentah untuk oleh-oleh di rumah, saat mengolahnya malah gagal (T^T) Kalo mendoan pasti sudah tahukan makanan ini, tapi saat di Purwokerto wajib mencicipinya. Karena selain makanan ini beda dengan yang dibuat di daerah kita ini juga merupakan makanan khas Purwokerto.
Mendoan

Read More

Share Tweet Pin It +1

11 Comments

In #nama #pelupa hal yang memalukuan

Kapok Nyapa Sambil Nyebut Nama

Bagi orang kebanyakan menghafalkan nama mungkin adalah hal yang sangat mudah. Apa lagi kalo nama itu adalah teman sekampus atau satu kantor. Orang-orang yang sering kita temui pasti kita akan selalu ingat namanya, tapi akan terasa aneh kalo kita sampai lupa dengan nama mereka.

Saat berbicara bila kita tidak menyebut nama lawan bicara kita, terasa ada sesuatu yang kelihatan kurang. Tapi hal ini tidak berlaku untukku yang sangat susah menghafalkan nama orang. Masalah menghafal wajah orang aku pasti akan tetap hafal tapi kalo masalah nama jangan tanya. aku bisa dalam satu detik saja melupakan nama orang yang baru saja menyebutkan namanya.

“Mbak Tina, apa kabar? Bimbingan ya hari ini.” Adik tingkatku menyapa. Aku pun menjawab tanpa pikir panjang mulutku yang terbuka mengeluarkan ucapan “Baik, kamu gak ada kelas di jam ini Ani.” Sontak tiba-tiba riuh suara tawa bertebaran “Hahaha...ternyata pelupamu belum sembuh to mbak, aku ini Lili.” Suara tawa itu belum juga hilang sampai aku akan pamit untuk bimbingan.

Untung semua itu orang-orang yang aku kenal coba kalo itu adalah orang-orang dari lingkungan baru. Aku tak tahu seperti apa malunya aku. Sejak itu aku jarang banget menyapa dengan nama. Bahkan hal pelupaku ini masih saja kebawa sampai aku kerja.

“Tin, nanti kamu transfer uang ke rekening Inawati ya.”

“Siapa itu Inawati cik?”

“BOS kamu, minta dipecat dini pa kamu.”

Hal ini sungguh terjadi, kesalahan fatal tidak ingat nama bos sendiri. Bukannya aku gak mau menghafal nama orang-orang disekitarku tapi apa daya memang kalo untuk masalah nama aku sedikit payah.

Sekarang kalo orang itu tidak menyebut namanya dulu atau ada orang lain yang menyebut nama aku tidak akan pernah berani menyapa dengan nama. Aku sudah coba berusaha menghafal nama dan hasilnya masih tetap sama. Tapi paling tidak aku sudah berusaha menghafal nama :D kalo aku hanya memanggil kalian dengan “Mbak, Pak, BU, atau say.” Bisa dipastikan aku lupa nama kalian >_< maaf ya




Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In #SMA Mading putih abu-abu

Putih Abu-abu

Sekitar 10 tahun yang lalu (ketahuan kalo tua deh) saat aku masih memakai baju seragam putih abu-abu. Masa dimana kenakalan adalah hal yang wajar. Menentang guru dan akhirnya tidak boleh mengikuti pelajarannya selama beberapa hari adalah hal yang di anggap keren.
Gambar di ambil dari google

Membolos pelajaran lalu pergi kekantin, memakai rok diatas lutut dan akhirnya harus rela memakai rok yak berkibar dan panjang-dulu rok panjang belum jadi gaya. Pemeriksaan atribut yang tidak lengkap ujung-ujungnya harus lari mengelilingi lapangan dan sering kali curi-curi pandang pada senior yang tampan >_<

Putih abu-abu memang menyenangkan. Orang bilang itu adalah masa emas bagi remaja. Masa dimana banyaknya kejahilan  yang akhirnya akan menjadi kenangan manis.  Setiap membayangkan masa-masa itu sadar tidak sadar tiba-tiba dua titik sudut bibir kita akan tertarik ketas J

Di sekolahku yang dulu ada mading dekat dengan lab kimia. Aku tidak tahu pasti apa isi mading itu, jujur aja dulu aku waktu SMA tidak begitu suka membaca tulisan di mading. Jangan tanya kenapa memang aku tidak pernah tertarik. Buat aku dulu mading itu hanya isinya tentang exstrakulikuler didalam sekolah dan itu buat aku bosan.

“Minggu ini cerita cintaku bagus, aku bakal nembak dia.” Kata temanku yang didepan bangkuku. Aku pikir tiba-tiba teman aku ini bisa meramal gak tahunya mulai hari itu mading ada ulasan tentang ramalan bintang setiap minggu.

Sejak ada ramalan bintang aku selalu aktif membaca majalah dinding. Bukan karena soal asmara tapi lebih pada urusan keuangan. Aku paling suka kalo ramalan bintang itu menuliskan “Minggu ini uang jajan kamu akan ada tambahan tanpa di sangka-sangka.” Tapi paling jengkel kalo saat ramalan itu bilang “Minggu ini keuanganmu sama.”

Bila ramalan binta itu mengatakan baik tentang keuanganku aku rajin bantu orangtuaku berberes rumah atau apapun yang bisa aku bantu tapi saat ramalan itu mengatakan jelek aku langsung ogah-ogahan di rumah. Padahal kalo dipikir-pikir lagi, ya iyalah keuangan bagus kan kita udah buat hati orangtua senang makanya merekapun senang aja ngasih uang tambahan jajan.


Jadi kesanku pada majalah dinding waktu SMA adalah pembodohan yang membuat orang bodoh makin pintar >,< 

Read More

Share Tweet Pin It +1

4 Comments

In #basoRumah cara membuat baso

Baso Ayam Buatan Tangan Ibu

Setiap keluarga pasti mempunya makan yang sangat di sukai. Dari masakan khas daerah sampai makanan yang sudah mulai banyak di modifikasi (Mesin kali ah). Mau makan seperti apapun itu kalo sudah merupakan ciri dari keluarga pasti akan selalu membuat kita rindu.

Di keluargaku sendiri makanan yang paling sering dibuat adalah baso ayam. Baso ini asli buatan tanga Ibu yang pastinya tanpa pengawet.  Satu minggu sekali Ibu pasti membuat baso ayam, entah nanti mau dimasak seperti baso biasanya atau buat tambahan saat memasak.


Aku dan dua adikku biasanya baso untuk tambahan mie rebus dan digoreng lalu dicocol pakai saos. Kalo sudah ada baso pasti deh alamat nasi dirumah akan cepat habis hehehehehe.

Resep Baso Ibu:
1 kg daging ayam giling
5 siung bawang putih
½ kg tapioka
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Pala secukupnya
Es batu cacah atau serut

Cara membuat:
1.      Semua bahan dicampur jadi satu.
2.      Ulenin sampai kalis lalu buat bola-bola.
3.      Siapkan air yang mendidih, setelah mendidih masukan bola-bola baso. Kalo baso sudah mengambang diatas air, angkat dan tiriskan.
4.      Bila tidak akan langsung di masak sebaiknya masukkan ke lemari pendingin.


Mudahkan cara buatnya :D 1kg ayam itu bisa jadi buanyak baso loh. Bisa buat mengirit uang belanja bulanan juga. Selain irit makan ini pun sangat aman dikonsumsi keluarga J

Read More

Share Tweet Pin It +1

7 Comments

In #kopi #tidur saat jenuh ngeblog

Saat Jenuh Ngeblog

Menjadi bloger di tuntut untuk selalu mempunyai ide kreatif di setiap tulisannya. Tulisan yang tidak membosankan merupakan kelangsungan hidup seorang bloger. Bagi seorang bloger yang tulisannya selalu fresh tiba-tiba hanya menjadi tulisan yang membosankan akan menjadi momok bagi bloger itu sendiri.


Otak juga butuh istirahat begitu juga dengan badan butuh sesuatu yang lebih fresh, tidak selalu harus terkukunggkung didalam ruang kerja atau kamar. Biasanya kalo badan udah mengasih sinyal bosan yang aku lakukan adalah:

1.      Mandi
Mandi besar salah satu yang membuat aku lebih fresh. Bau sabun selalu bisa menenangkanku dari pada bau badanku :D

2.      Membuat Kopi
Kalo bau badan tiernyata bukan masalah kita hilang konsentrasi mungkin kita butuh sedikit kafein. Buat kopi paling mantap saat otak lagi ruwet.

3.      Beres – beres Rumah
Membersihkan rumah juga salah satu solusinya. Saat kita melihat rumah yang bersih otakpun menjadi lebih rilex. Hentikan sebentar acara menulis dan mulai lakukan hal lain.

4.      Salon
Ini yang paling aku suka pergi ke salon. Di jamin otak lasung fresh :D

5.      Melihat Filem Korea.
Filem korea yang sangat romantis tapi awas kebablasan malah gak fokus ngeblog lagi.

6.      Jalan-jalan ke Mall

7.      Memasak
Aku paling suka memasak karena bisa mencium bau harum makanan.

8.      Tidur.

Bila memang rasa jenuh sudah sangat melanda sebaiknya segera istirahatkan otak. Dari pada kita tetap di depan leptop dan kita tidak punya ide apapun untuk menulisnya. Tak perlu memaksakan diri karena tubuh memang punya alaram sendiri saat lelah.


Read More

Share Tweet Pin It +1

4 Comments

In

Jalan-Jalan Irit Bukan Berarti Pelit

“Kamu kurang piknik.”
Sering kali mendengar kata-kata ini saat terlontar saat melihat orang yang gak nyambung atau lesu dalam banyak hal. Biasanya juga kata-kata ini dipakai hanya untuk lucu-lucuan. Di sosial media sekarang ini sedang menjamur memosting foto makanan mahal dan jalan-jalan ala orang kaya. Gak jalan-jalan keluar negri kamu cupu. Hal ini kadang atau banyak orang yang akhirnya mengikuti gaya itu. Padahal belum tentu uang yang mereka keluarkan untuk hal-hal ini sesuai dengan pendapatan mereka. Kebanyakan dari mereka terpaksa harus mengirit uang makan saat akhir bulan karena kebiasaan konsumtif yang berlebihan.

Apa menjadi follower itu jelek? Tak ada yang bilang jelek atau bagus tapi pastikan hal yang diikuti itu benar-benar bermanfaat. Buat aku kalo memang hal itu wajar dan bisa kenapa tidak. Tapi aku lebih suka jalan-jalan irit yang nantinya gak akan kebingungan saat tahu-tahu uang di rekening lenyap entah kemana dan ujung-ujungnya malah menyesal udah jalan-jalan.

Cara aku jalan-jalan irit:

1.      Datangi Tempat Wisata di Kota Sendiri.
Tempat wisata yang di suguhkan di kota sendiri biasanya malah terlewat oleh mata. Coba deh datangi tempat wisata kotamu lalu share di sosial media, itu salah satu kamu memajukan kotamu. Bila ternyata banyak yang penasaran dengan foto-foto yang kamu share kamu bisa menjadi pemandu jalan, hal ini malah menghasilkan uang buat kamu kan :D
Mangrof Semarang

2.      Mencoba Makanan Khas Kotamu.
Kalo banyak yang pasang foto makanan kebarat-baratan aku malah lagi suka banget pasang foto makanan daerah sendiri. Rasa yang timbul dari makanan daerah itu beda banget dengan makan yang ala luar, yang isi bumbunya biasanya tak semarak rempah Indonesia. Ah aku jadi ngiler sendiri saat menulis ini dan membayangkan makan-makan daerah :P
Keraca Purwokerto


Cincau Hijau


Maaf kalo keliatannya cara yang aku bahas akan banyak ternyata Cuma dua saja (>_<) tapi dua poin ini sudah mewakili semuanya. Jangan pernah gengsi deh dengan hal-hal yang biasa, biasa malah bisa membuat orang lain iri juga loh :D yakin deh kalo kita menikmati semua yang kita lakukan semua orangpun akan memandang kita kayak gak ada masalah J



Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In #bloger #Inspirasi #uang Newbe

Pintar-Pintarnya Mengatur Uang Saat Acara Blogger

Gathering bersama blogger-blogger hebat seperti melihat artis. Antusias yang begitu menggebu saat kita bertemu. Setiap acara yang di adakan kadang tidak sekota dengan kita. Ada juga yang dikota kita tapi harus membayar dengan jumlah sekian. Tak semua acara yang mendatangkan artis blogger itu berbayar kadang ada yang gratis. Nah yang gratis gini pasti peminatnya sangat banyak.


Untuk gathering yang berbayar biasanya  sangat membebani para bloger baru yang pendapatannya belum setabil. Seperti aku yang pendapatnya belum stabil dari blog tapi rasa ingin terus mengembangkan diri mengalahkan kantong yang menjaerit-jerit saat dipisahkan dengan uang kertas 

Dari pada mengeluh dengan keadaan mending akali aja keadan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

1.      Lihat Siapa Pembicaranya.
Bila acara di luar kota kita harus lihat pembicaranya siapa. Apakah pembicara itu kadang punya kunjungan ke kota kita. Bila mempunya kunjungan kekota kita tunggu dulu aja sampai datang.

2.      Lihat biayanya
Lihat apa uang yang kita keluarkan berbanding lurus dengan apa yang kita keluarkan.  Biaya besar belum tentu akan sesuai dengan apa yang kita dapat. Bukan pendapatan uangnya tapi untuk kedepannya.

Bila biaya itu sesuai bisa kita mengikuti. Lihat apakah disana akan ada group online untuk menyaring alumni dan memberikan job yang sesuai dengan kemampuan blogger. Lihat juga apakah para blogger memang terkenal atau hanya blogger numpang aja :p

3.      Networking
Gathering itu memperluas networking kita loh. Semakin banyak kawan blogger semakin banyak info job.

4.      Numpang Rumah Teman
Kalo kita harus ikut acara keluar kota dan harus menginap. Kita bisa hubungi sodara atau teman di kota yang akan dibuat acara nantinya. Ini bisa sangat menghemat uang kita.


Untuk blogger yang pas-pasan seperti aku itu yang biasa aku lakukan. Apa lagi kalo udah gratis ada makanan pula, siapa yang nolak datang coba. Inilah kenyataannya para blogger baru harus pintar-pintarnya mengelola uang kalian kalo tidak mau puasa senin –kamis terus :D

Read More

Share Tweet Pin It +1

3 Comments

In #Inspirasi

Kegelapan Adalah Cara Untuk Memunculkan Sinar

Sesuatu yang kurang menyenangkan di masa lalu biasanya menjadi momok yang membuat lubang hitam pada hati kita. Tak sedikit orang yang merasa masa lalu itu seperti bangkai yang harus segera di simpan serapi mungkin. Padahal serapi apapun kita menyimpan bangkai pasti akan tercium juga.

Seburuk apapun masa lalu itulah bagian dari kita. Adanya masa lalu membuat kita semangat untuk meraih masa depan. Saat ini masa lalu ingin kita buang jauh-jauh dari hidup kita tapi suatu saat masa lalulah yang membuat kita bersinar. Sinar tak mungkin terang diantara sinar, sinar akan terlihat sinarnya saat berada di kegelapan.

Kita adalah bagian dari tempaan masa lalu. Sekeras tempaan itu sekokoh itu pula kita saat ini. Orang hebat tidak mungkin akan ada hanya dengan hal-hal menyenangkan seumur hidup dia. Banyak hal yang harus dilalui saat menuju menjadi sinar. Bukan karang yang terjal yang biasa dilalui tapi kerikil-kerikil kecillah yang selalu di hadapi. Kegelap akan tetap jadi kegelapan bila tak berani menghadapi kerikil karena kerikil ini nantinya akan menjadi karang batu yang sangat terjal dan kokoh.

Hadapi masalahmu sekecil apaun, saat kamu bisa menghadapi masalalah yang ada dan terus maju maka masa lalumu lama-lama akan akan kamu anggap itulah bagian dari dirimu. Semakin banyak orang yang ingin mengorek masa lalumu dan masalahmu jadi kamu adalah orang yang selangkah lebih maju mungkin juga beribu-ribu lebih maju. Kegelapan adalah cara untuk munculkan sinar.


Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

ID Corners

Kumpulan Emak Bloger

Gandjel Rel

Blogger Perempuan

GenPI Jateng

Blogroll