Rabu, 05 April 2017

Lunpia Delight Mengembangkan Pariwisata Semarang Dengan Kerjasama Blue Bird

Siapa yang tak kenal dengan Lunpia Semarang dengan citarasa manis dan gurih dari rebung sehingga membuat makanan ini digemari semua kalangan. Tekstur yang krispi membuat Lunpia jadi susah sekali dilupakan. Seperti kenangan aku dan kamu...eaaaaa

Photo By Asmari

Lunpia bukanlah makanan baru untuk orang Indonesia. Makanan ini sudah ada sejak beratus-ratus tahun silam. Bahan baku rebung yang mudah di jumpai membuat makanan ini menjadi populer dalam waktu yang singkat.

Pelopor pembuatan rebung adalah sepasang suami istri Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasi yang merupakan pendiri Lunpia Semarang pada tahun 1870. Produksi lunpia Semarang tidak berhenti pada satu generasi tapi sekarang sudah memasuki 4 generasi, yang dimana pada 4 generasi Lunpia Serang dan dikembangkan ke-2 generasai Lunpia Mataram.Generasai ke-2 Lunpia Matara mulai memsempurnakan dalam kenikmatan dan kelezatan ajian hidangan Lunpia Delight.Cik Me Me adalah generasi ke-2 Lunpia Mataram. Beliau adalah putri bungsu sang maestro, jangan ditanya bagaimana dirinya mendedikasikan untuk perkembangaan Lunpia makanan khas Semarang.

“LUNPIA DELIGHT MERAIH PENGHARGAAN Leprid, Lembaga Prestasi Indonesia Dunia telah memberikan penghargaan terhadap kreasi dan inovasi Lunpia Delight yang telah menciptakan menu terbanyak lunpia asli Semarang. Menurut Direktur Lenprid Paulus Pangka, penghargaan tersebut merupakan prestasi yang petut diapresiasi demi dan untuk mengawal agar Lunpia Semarang dapat segera diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO. Wali Kota Semarang Hendra Prihadi secara khusus mengucapkan selamat atas prestasi Cik Me Me selaku Owner Lunpia Delight yang telah mampu menjadikan kota Semarang semakin menarik bagi wisatawan.” (Suara Merdeka, 29 Februari 2016) 

Gerakan nyata yang dilakukan beliau untuk makin membuat pariwisata Semarang berkembang adalah dengan bekerjasama dengan pihak Blue Bird. Bila ada pembeli yang datang ke Lunpia Delight dengan menggukana jasa transportasi Blue Bird maka pembeli akan diberikan potongan langsung sebesar 15%.
Photo By Mara


“Dengan jaringan yang dimiliki oleh jasa transportasi tersebut, maka saya yakin peningkatan tamu yang ingin makan dan berbelanja oleh-oleh makanan Lunpia sebagai makanan khas kota Semarang juga meningkat. Terlebih tempat pusat oleh-oleh kami sangat strategis berada di tengah kota Semarang, tepatnya di Jl. Gajahmada 107. Sehinggaa konsumen dapat mudah untuk menuju akses ke lokasi kami,” kata Cik Me Me.

Branch Manager Blue Bird R. Nurwijaya menyampaikan “Blue Brid memberikan diskon Rp. 20.000 bagi pelanggan setia Blue Bird di Kota Semarang mulai tanggal 13 Maret 2017. Promo berlaku khusus untuk pemesanan taksi melalui aplikasi My Blue Bird, dengan pembayaran tunai dan non tunai (eVoucher dan Kartu kredit) gunakan kode promo : SEMARANG20. Berlaku minimun payment Rp. 25.000 untuk pemesanan taksi melalui aplikasi My Blue Bird.” 
Photo By Oky



Selain memanjakan dengan diskon yang diperoleh dari aplikasi My Blue Bird, Lunpia Delight juga memberikan kupon undian yang berhadiah berupa 3 Moge Honda Repsol. Ini juga merupakan salah satu cara beliau untuk menarik minat para pembeli .

Sudah pernahkah kalian mencoba Lunpia Semarang? Ayuk berkunjung ke Semarang.

1 komentar:

  1. Lunpia....... makanan favoritku dan keluarga. hmmm jd pengen beli lagi. :D

    BalasHapus