Minggu, 08 Oktober 2017

Genpi Jateng Memberikan Kesempatan Petualangan Baru.

Rasanya ini akan jadi sebuah curhatan yang panjang karena satu kalimat “Yang pertama” dari mbak Marita dan mbak Dini.

Bagi kalian yang ada didunia sosial media pasti tidak asing dengan Generasi Pesona Indonesia (Genpi). Genpi sendiri sudah ada di seluruh Indonesia bahkan sudah ada di luar negri. Walaupun hanya baru 1 negara saja. Nah aku masuk dalam Genpi Jateng.

Genpi Jawa Tengah (Jateng) dibentuk pada 13 Maret 2017, usianya yang belum genap 8 bulan ini sudah memberikanku banyak sekali kesempatan-kesempatan baru yang tidak pernah aku impikan sebagai wanita yang sangat biasa-biasa saja. Seperti organisasi pada umumnya, akan ada seleksi alam. Ada yang pergi dan ada yang datang. Tinggal dimana kita menempatkan rasa itu.

“Apa di Genpi Jateng kamu dapat uang?” banyak sekali orang bertanya akan hal ini padaku. Buat aku pribadi saat ini lebih membutuhkan hal dari sekedar uang yang tidak seberapa dari sebuah organisasi. Aku percaya kok apapun yang kita lakukan dengan rasa ikhlas akan kembali lagi pada diri kita. Sekali lagi, semua orang punya rasa nyaman dan prioritasnya sendiri-sendiri.

Petualangan baru dari Genpi Jateng:

Piknik bukan sekedar piknik.

Bagi aku yang hanyalah blogger apalah ini bisa menikmati piknik yang menyenangkan tanpa pusing dengan biaya hanyalah sebuah angan-angan. Tapi, saat aku masuk di Genpi Jateng bisa mewujudkan angan-anganku itu menjadi kenyataan.

Magelang.

Awal aku jalan-jalan dengan Genpi Jateng adalah di kota magelang. Kota seribu bunga yang sngat nyaman. Kota ini sangat tenang bagi aku yang selalu berteman dengan kemacetan kota dan juga debu yang tidak pernah bisa bersahabat dengan kulit wajah aku. jadi saat aku disana itu rasanya tenang sekali.

Kota magelang punya banyak tempat wisata yang sayang bila tidak kita kunjungi. Terutama Borobudur. Tahu gak sih, aku itu belum pernah ke Borobudur loh...silahkan tertawa. Baru bulan Juli kemarin aku bisa melihat Borobudur dengan mata kepala sendiri. Hik hik aku terharu.

Solo.

Kota Solo merupakan kota sejarah yang patut kita kunjungi. Kota ini merupakan sentra batik dan juga kebudayaannya. ini kota ke-2 yang aku kunjungi setelah bergabung di Genpi Jateng. Saat aku mengunjungi kota ini, kota ini sedang ada acara Sepayung. Festival yang menyajikan tentang pembuatan payung-payung cantik dari berbagai bahan.

Selain acara Sepayung aku juga berkesempatan untuk mengunjungi musium Danar Hadi Solo. Tahu gak sih kalo kita masuk itu harusnya gak boleh foto-foto tapi karena kita ini khusus jadinya kita bisa mengabadikan kain batik yang cantik ke dalam lensa kamera.

Pekalongan.

Hay..hay...setelah dari Solo aku berkesempatan untuk datang ke Pekalongan. Kota ini juga menyimpan banyak sekali cerita tentang kain batik. Kain batik Pekalongan banyak sekali jenisnya, bahkan kain ini sudah sangat terkenal di Semarang. Siapa sih yang gak mengenal kain batik ini.
Di Pekalongan ada desa yang bernama Sumbawan, Sumbawan merupakan daerah yang unik. Untuk bisa ke tempat itu kita harus menyebrang menggunakan perahu. Jangan mikir nyebrangnya jauh ya. Deket banget kok hahaha...pas aku datang disana aku disambut dengan tarian daerah dan juga diberikan selempang kain. Ini juga merupakan pengalaman pertama aku.

Pertemanan.

Untuk pertemanan aku bisa mendapatkan orang-orang yang  diluar dari hoby. Seperti pengusaha, politikus, dan juga pemerintah. Disini pertemanan aku menjadi sangat luas. Dengan orang-orang baru yang mempunyai pengetahuan dan wawasan di luar dari apa yang selama ini aku ketahui.

Hal-hal yang seperti ini lah yang selama ini aku dapatkan dari Genpi Jateng. Bukan semuanya melulu tentang uang. Karena aku yakin uang akan mengikuti disaat kita bersungguh-sungguh untuk melakukan sesuatu.

4 komentar:

  1. Asiiiknya piknik teroos.. aku mau ikutan dong :)

    BalasHapus
  2. Berbahagialah dikau yg bisa aktif di genpi dan ikut piknik kesana kemari sementara aku cuma bisa ngiri dari jauh hiks

    BalasHapus
  3. pertemanan dan pengalaman itu lebih dari duit. sukses terus ya Tina

    BalasHapus
  4. Semoga tambah sukses ya Tina, perkuat networking Insya Allah membuka banyak peluang baru..

    BalasHapus