Selasa, 19 September 2017

Blogger Sebagai Media Penyebar Berita Baik.

Hari sabtu kemari aku dan teman-teman blogger Semarang menghadiri acara Ngobrol bareng MPR RI. 4 pilar menjadi bahan obrolan pagi itu, yang masuk dalam 4 pilar adalah:

4 Pilar Kebangsaan:


  1. Pancasila 
  2. Undang-undang dasar 1945 
  3. Bhineka Tunggal Ika 
  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 


Dari pembahasan 4 pilar yang di isi oleh narasumber yang paling aku suka adalah pembahasan Pancasila yang di paparkan oleh bapak Ma’aruf Cahyono, SH, MH. Dalam Pancasila kita di bebaskan untuk berpendapat. Tapi saat ini kebebasan itu sangat kebablasan. Beliau mengatakan bahwa blogger saat ini bisa menjadi pembawa berita paling efisien.

Kenapa kok blogger?

Karena saat ini media yang sedang bertumbuh sangat pesat adalah dunia maya. Hal ini diperkuat oleh pernyataan bapak Bambang Sadono selaku Ketua Badan Penkajian MPR yang merupakan pencetus pertama berita online di surat kabar Suara Merdeka.
Foto Kuspriyatna

Banyaknya berita yang bertebaran di sosial media membuat orang-orang yang malas mencari kebenaran isi berita langsung saja share. Tanpa peduli dampak yang akan di buatnya nanti. Bila banyak orang yang hanya menelan mentah-mentah berita yang beredar maka yang terjadi adalah perpecahan, saling menghujat, dan bahkan ada yang SARA. Satu berita beribu-ribu share akan sangat berdampak negatif.

 Apakah pada lupa apa itu isi dari Pancasila? Aku akan menuliskan isi Panca sila disini, walaupun aku baca Pancasila terakhirkalinya pas upacara bendera 10 tahun yang lalu mungki.

PANCASILA


  1. Ketuhanan yang Maha Esa. 
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab. 
  3. Persatuan Indonesia. 
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan. 
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 


Dari isi Pancasila saja kita sudah tahu kalo Indonesia ini adalah negeri yang damai. Tanpa membeda-bedakan dari mana kita berasal, apa warna kulit kita. Karena, kita Indonesia.
Foto Mauren

Nah disinilah gunanya blogger. Untuk meluruskan berita HOAX yang banyak bermunculan dan mudah diserap oleh pikiran. Orang-orang yang mudah terkena isu hoax biasanya adalah orang-orang yang sudah tidak menyukai satu hal. Jadi biasanya bila orang yang menerima berita ini sudah tidak suka dengan si A maka bila muncul isu hoax tentang si A. Orang ini langsung percaya dan menyebarkannya,atau malah orang ini akan menambah bumbu tentang isu berita tersebut.

Blog sebagai sumber pertama yang dicari bagi orang-orang yang tidak langsung percaya dengan berita yang beredar luas di beranda facebook dan twitter. Dengan adanya isi blog yang positif akan meredam banyaknya isu miriring diluaran. Orang yang sudah mencari kebenaran biasanya akan share berita itu ke media sosial pula.

Pastinya akan ada pro dan kontra dengan dua berita yang berbeda. Tapi, bila para blogger disini bisa menyampaikan berita baik minimal satu saja, lalu di sebar kembali ke semua sosial media. Pasti efeknya akan lebih baik.

Kenapa harus terpecah karena isu-isu miring, kalo kita bisa membuat berita lebih baik dan melakukan kebaikan bagi Indonesia tercinta ini. Saling merangkul satu dengan yang lainnya. Salin menguatkan dan membantu dengan sesama. Tak usalah jadi pahlawan super yang ingin menyelamatkan dunia. Cukup dengan perhatikan keluarga dan orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan kita.

Tepo seliro kalo kata orang jawa, kalo bahasa Indonesia artinya saling membantu. Mau di Pancasila ataupun di kebiasaan masyarakat kita, saling membantu sudah mendarah daging sejak dahulu. Kenapa saling menyakiti kalo berangkulan itu lebih indah.

3 komentar:

  1. Makin bangga jadi bagian bangsa Indonesia, dan mari mengamalkan 4 pilar dalam keseharian kita

    BalasHapus
  2. Iya, judul berita harus diluruskan pake jalan yang benar. Saat ini, blogging lah breakthrough terbaik.

    BalasHapus
  3. Hallo mba Tina.. yang frozen kuro Rp. 0-, itu hoax apa engga ya? Semoga aja sih enggak ya :D

    BalasHapus