Minggu, 09 April 2017

#MemesonaItu Meraih Impian Dengan Elegan Bukan Dengan Menusuk Dari Belakang.

Siapa yang tidak bermimpi menjadi wanita cantik, punya kedudukan tinggi, disegani orang, dan banyak orang yang mencintai. Pasti semua wanita di dunia ini termasuk aku menginginkan hal itu. Dulu saat aku masih kuliah menganggap #MemesonaItu adalah wanita cantik yang glamor.



“Wah, cantiknya.”
“Duh bajunya bagus-bagus.”
“Hem...harum banget badannya.”
“Eh itu kan tas yang harganya selangit.”

Dan seterusnya...

Dulu aku sering sekali menilai apapun yang dipakai wanita cantik dan hits. Dari ujung rambut sampai ujung kaki, sedetail itu aku melihat wanita lain yang aku anggap cantik. Tahu sendirikan pandangan wanita ke wanita lain itu berarti sedang mengukur seberapa layakkah wanita yang dihadapannya pantas untuk dijadikan rival dalam ego. Yah begitulah wanita, dengan satu lirikan mata saja bisa mengartikan berjuta makna.

Masa-masa aku menganggap penapilan No.1 sekarang sudah lewat. Semakin banyaknya pengalaman hidup yang aku lalui, semakin banyak pula aku mengetahu mana yang baik dan mana yang buruk. Bukan semua aku ketahui tapi paling tidak aku masih bisa sedikit memilah dari banyaknya warna hitam menjadi abu-abu yang tidak jelas. Menjadi cantik tidak hanya melulu mengukur dari sebuah penampilan semata. Banyak sekarang wanita yang rela membuat dirinya cantik dan disegani orang dengan cara menusuk kawan dari belakang.

Aku yakin sebagian orang juga pernah mengalami apa yang aku alami. “Eh si Tina, gendut dan sok cantik ya...masak iya sih dia bisa kayak gitu pasti ada apa-apanya ni...baru juga dikenal dikit orang sudah sombong.” Ada kata-kata tajam di belakang yang terbawa angin dan sampai ke telingaku. Banyak orang manis di depan tapi sebenarnya mereka menyimpan racun yang  perlahan menaburkan ke kita dan lama kelamaan akan membunuh. #MemesonaItu Meraih Impian Dengan Elegan Bukan Dengan Menusuk Dari Belakang.

Bagaimana caranya untuk bisa menjadi elegan? Ini yang sedang aku terapkan sekarang:


  •  Asah Otak. 


Asah otak bukanlah dengan bermain teka-teki silang. Tapi, dengan meningkatkan skill kita. Bisa dari pembendaharaan kosa kata bahasa asing, memperbanyak membaca yang bisa menambah pengetahuan umum kita, dan menggeluti hobi positif. Gak asikkan kalo udah punya paras cantik tapi saat diajak bicara malah tidak yambung sama sekali.


  • Berteman Dengan Orang-orang Baik. 


Kalo ditanya orang-orang baik itu seperti apa? Sebenarnya aku juga belum tahu seperti apa itu orang baik dari luar. Karena, aku sendiri tidak pandai menilai orang lain kalo hanya dengan beberapa kali pertemuan saja. Sering sekali aku salah menilai orang lain bila hanya bertemu beberapa kali. Jadi aku bisa memutuskan orang itu baik atau tidak setelah pertemuan aku untuk yang kesekian kalinya. Kalo baik jalan terus, bila tidak baik untuk kita ya tinggalkan. Jangan hanya menilai orang lain dari luarnya saja.


  • Hindari Bergunjing. 


Tahu gak sih bergunjing itu seperti candu. Sekalinya kita bergunjing tentang satu orang akan merembet ke orang lain. Saat kita bergunjing pada orang yang salah maka akibatnya akan fatal pada diri kita. Praktik adu dombapun tak akan terelakkan saat kita bergunjing dengan ember bocor. Apa yang kita katakan akan dikatakan ulang kepada si empunya dengan bumbu penyedap yang sangat banyak hingga menciptakan cita rasa yang gurih. Dan sebaliknya si ember bocorpun akan mengatakkan sesuatu yang sudah diolah sedemikian rupa menjadi sangat cantik sehingga kita percaya apapun yang dia katakan. Lalu? Tentu saja kita akan salah paham dengan teman kita dan menjadi perpecahan. Ember bocor akan ketawa terbahak-bahak melihat misinya berhasil.


  • Kembangkan Bisnis Kita. 


Bila kita sudah mengasah otak dan berteman dengan orang-orang baik maka perlahan dan pasti kita akan mendapatkan jaringan networking yang kompeten. Dengan jaringan networking yang luas ini bisa membuat bisnis kita semakin berkembang. Berkembangnya bisnis mempengaruhi juga pola pikir kita. Karena semakin besarnya bisnis akan mempertemukan kita pada orang-orang baru lebih banyak. Pemikiran seorang pebisnis biasanya terbuka dan inovatif. Dengan banyaknya relasi yang mempunyai pemikiran seperti ini, mau tidak mau kita pun jadi tertular juga. Berteman dengan penjual minyak wangi kita akan jadi wangi.


  • Utamakan Orangtua. 


Bapak sudah berpulang 3 tahun lalu dan sekarang hanya ada Ibu bersamaku. Buat aku ijin Ibu adalah pembuka rezeki aku dalam melakukan semua hal. Melihat ibu tertawa lepas membuat hati ini tenang.


  • Berbagi. 


Mulailah berbagi dengan sesama. Bila kita belum punya uang lebih untuk berbagi, kita bisa berbagi ilmu yang kita miliki. Berbagi tidak akan membuat kita bodoh ataupun miskin. Justru berbagi akan membuat kita semakin baik. Baik dalam segala hal.


  • Dekatkan Diri Pada Tuhan. 


Tata kembali waktu sholat kita yang sering kita sepelekan dengan acara duniawi. Saat kita mengutamakan Tuhan maka Tuhan akan memperbaiki jalan hidup kita tanpa kita sangka-sangka. Keluhkan semuahal pada Tuhan yang akan memberi kita solusi bukan malah mambuat masalah dikemudian hari.

Itu adalah beberapa hal yang aku lakukan untuk memperbaiki diriku. Jadilah wanita yang memesona dengan otak pintar, tutur kata yang sopan, dan perilaku yang baik. Bukan seorang wanita yang berotak kosong yang akan rela melakukan segala hal untuk mewujudkan apa yang diinginkan. “Bila kita menanam padi pasti akan ada rumput yang ikut tumbuh, bila kita menanam rumput tak akan mungkin padi tumbuh.” Yah, tebarkan kebaikan sebanyak-banyaknya maka suatu saat kita akan menuai kebaikan juga.


22 komentar:

  1. Memesona itu jadi diri sendiri. Semangat ya, Tin

    BalasHapus
  2. Sukaaa....keren tulisannya, buat aku ya Tina itu memesona, mukanya eksotik perpaduan oriental dan jawa, terus supel dan cepet akrab sama orang. 😘😘

    BalasHapus
  3. Memesona itu jadi inspirasi banyak orang. :)

    BalasHapus
  4. setuju dan suka banget sama tulisan ini. berbagi dan mengutamakan Allah insyaallah apapun usaha kita bakal diberkahi. aamiin

    BalasHapus
  5. Setuju semuanyaaaaa.. Makasih remindernya mba..

    BalasHapus
  6. Siap menebarkan kebaikan mbak, sukses lombanya yaaa

    BalasHapus
  7. Semoga sukses dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, mbak. Saya juga pengin mencoba mengikuti step2 nya. :D

    BalasHapus
  8. Kalo pas ketemu sama ember bocor, paling aku jawabnya gini mbak, "Oh ya? Masak sih?" Oh gitu. Hihi.

    BalasHapus
  9. Setujuuu..tebarkanlah benih baik..walo ada benih yg gagal tumbuh, tetap pasti lebih banyak yg berhasilnya. Ya kan?

    BalasHapus
  10. penampilan cantik tapi kalo gak keluar kecantikan dari dalam juga buat apa ya....

    BalasHapus
  11. Memesona itu ggmenusuk dr belakang, aku setuju bangettt

    BalasHapus
  12. Memesona itu jadi diri sendiri tanpa lupa pada yang hakiki :)

    BalasHapus
  13. Sepakaaat.. Menjadi cantik tidak hanya melulu mengukur dari sebuah penampilan semata.. tapi lebih dari dalam..

    BalasHapus
  14. Emang nyebelin bgt dgn org yg mnusuk dr blkg dan ember bocor
    Semoga Allah selalu bimbing hati dan perilaku kita mjd yg baik2 saja
    Aamiin
    Gudlak mbak tina

    BalasHapus
  15. Memesona itu jadi dirimu sendiri, tak terpengaruh ucapan orang yang negatif di sekitar kita, positif thinking aja, haters adalah lovers yang ngefans banget ama kita, terus aja berkarya dan beramal baik, semuanya akan balik lagi ke diri kita kok, semangat

    BalasHapus
  16. Semangat mba Tina
    abaikan yang mencemooh jalan terus aja

    BalasHapus
  17. Bener banget kata mbak tina, mempesona itu bukan hanya tampak luar saja tapi personality lebih menunjukkan apa itu mempesona, selain itu menjadi pribadi yang bisa membantu dan bermanfaat bagi orang lain juga menjadikan kita mempesona dimata orang lain

    BalasHapus
  18. Hehehe betul hindari bergunjing dan gaul sama org2 yg berkegiatan positif nanti ketularan memesona
    TFS dan gud luck lombanya ya mbak :D

    BalasHapus
  19. Sepakaaat!!
    Terutama yg mementingkan Allah dan tidak bergunjing :D

    BalasHapus