Kamis, 16 Oktober 2014

Bedah Tambal

Adakah di kehidupan sehari-hari yang tidak menggunakan atau bersinggungan dengan Handphone, Leptop, Komputer, Power Bank, TV, Lemari es, Lampu, dan Pompa Air? Pasti sebagian masyarakat menggunakan ini didalam kehidupan sehari-hari. Semua benda tadi sangat tidak mungkin atau trelalu mustahil untuk kita singkirkan dikehidupan sehari-hari kita. Apa bila suatu Handphone kita ganti dengan menggunakan kaleng susu yang di hubungkan dengan benang tentu fungsinya akan sama bisa untuk berkomunikasi tapi dengan jarak berapa? begitu juga dengan pesan singkat apa kita harus kirim surat dulu dengan waktu yang lama padahal kita sudah sangat mendesak pesan itu?. Jadi di kehidupan yang moderen ini suatu fungsi benda tidak dapat digantikan dengan benda lain.

Lalu bagaimana kalo kita hilangkan pompa air? Apa kita mau menimba air dari sumur? Hanya dibayangin aja sudah buat kita lelah.

Bagaimana kalo kita berada di sebuah Mall atau gedung pencakar langit yang tidak ada lift gedung itu menggunakan anak tangga saja? So? Udah lelah tidak efisien waktu pula. Bayangin deh berapa jam untuk turun dan naik dari satu lantai kelantai yang lain.

Semua benda-benda canggih itu tak mungkin bisa berfungsi tanpa adanya enaergi listrik dari PLN. Harusnya kita berterimakasih pada PLN yang telah memberikan kita kemudahan dalam semua hal yang membutuhkan kecepatan waktu. Dari media Blog ini aku berterimakasih pada PLN yang memanjakan aku dengan segala kemudahan dari segitenaga listrik. Dan dengan media blog aku juga ingin menuangkan uneg-uneg sekaligus saran :)

1. Voucher Listrik/ PLN Prabayar
Banyak masyarakat yang sudah mendengar tentang voucher listrik tapi apa mereka benar-benar tahu tentang manfaat pemakaian voucher listrik? Masyarakat hanya tahu tentang murahnya biaya perbulan untuk penggunaan voucher listrik dan kelangkaan isi ulang voucher listrik. harusnya PLN memberikan penyuluhan tentang voucher listrik dengan mengimbangi tersedianya voucher listrik disetiap cabang penjualan. Dan untuk harga voucher sebisa mungkin disamakan, apabila harga voucher Rp 20.000 maka isi KWh haruslah sama. Kebanyakan yang ada harga sama tapi isi KWh tiap penjual berbeda.Buat ibu rumah tangga selisih per KWh sangat dipermasalahkan, andaikan harga per KWh Rp 1.000 jadi bila beli voucher selama 20x harusnya bisa beli 21x dengan selisih KWh (perhitungan ibu-ibu irit hehe)

2. Tenaga Surya
PLN bisa memberikan penyuluhan disetiap kelurahan agar tiap rumah mempunyai tenaga surya yang bisa di manfatkan saat mengisi batrai handphone, batrai leptop, dan power bank. Ini akan lebih membuat irit pengeluaaran rumah tangga dan sekaligus bisa meminimalisir penggunakan daya listrik. Apa bila mati lampu dimalan hari atau kehabisan voucher listrik maka tenaga surya akan sangat berguna.

3. Mematikan Saluran Listrik
Eits jangan meradang dulu dengan usulku yang terakhir ini  "Mematikan Saluran Listrik" maksud aku disini adalah dengan pemadaman yang telah disepakati kedua belah pihak. Jadi nanti disetiap rumah akan diberikan form surat pernyataan mereka masuk kerja pada jam berapa dan pulang pada jam berapa, pada tenggang waktu kerja itu maka akan ada pemadaman listrik dirumah tersebut. Pemadaman listrik akan berbeda sesuai dengan waktu yang disepakati. Gunanya pemadaman ini adalah agar tidak terjadi keborosan penggunaan energi listrik yang biasa dilakukan rumah tangga dengan tetap menghipukan lampu pada siang hari atau lupa mematikan TV. Bila pada waktu yang telah disepakati maka barang elektronik seperti lemari es bisa menggunakan tenaga surya. Dengan begini kita bisa menhemat penggunaan tenaga listrik, menghemat pengeluaran bulanan biaya listrik, dan bisa menyediakan energi listrik untuk daerah-daerah yang belum tersentuh manfaat dari PLN.
Itulah ideku untuk PLN agar lebih maju dan memberikan kemanjaan pada pelanggan lebih lebih lebih lebih dan lebih :D


0 komentar:

Posting Komentar